Kronologi 12 Bocah yang Terjebak di Gua Thailand

  • Published on: 10 July 2018
  • Seperti Apa Kronologi Peristiwa Itu?
    Peristiwa itu berawal saat rombongan tim sepakbola junior Moo Pa yang berisi 12 bocah dan satu orang pelatih tersebut mengadakan latihan fisik biasa pada Sabtu, 23 Juni 2018 lalu. Usai berlatih sepakbola dan bersepeda, mereka pergi ke gua Tham Luang.
    Sayangnya, hujan yang cukup deras turun di hari itu juga sehingga membuat gua tergenang air dan banjir. Malangnya, bocah-bocah dan pelatih yang sudah terlanjur masuk ke dalam gua justru terjebak dan tak bisa keluar karena sulitnya akses keluar yang sudah tergenangi banjir.
    Sesaat setelah terjebak di dalam gua itu, situasi berubah mencekam, apalagi jika mereka memaksakan keluar saat itu juga, yang tentu sangat berbahaya. Alhasil, mereka pun memilih tetap bertahan di tempat yang tinggi di dalam gua.
    Seperti diketahui, gua Tham Luang berada di struktur bawah pegunungan Doi Nang Non yang berbatasan dengan Myanmar. Tham Luang sendiri bukanlah gua biasa karena selama ini gua tersebut terkenal sulit dijelajahi terutama ketika musim hujan yang datang sekitar Juli hingga November.
    Maka dari itu, para pengunjung yang datang, tak direkomendasikan untuk masuk lebih dari satu kilometer karena berbahaya. Nah, 13 orang itu diduga terjebak air hujan yang membanjiri bagian dalam gua sepanjang beberapa kilometer.
    Bagaimana Usaha Penyelamatan Dimulai?
    Seorang penjaga dari taman nasional memberi tau pihak berwenang usai menemukan sepeda 12 bocah dan pelatihnya masih dirantai saat taman tutup. Seperti diketahui, gua itu berada di kawasan taman nasional dekat perbatasan Myanmar dan Laos.
    Upaya penyelamatan pun langsung dimulai Sabtu, 23 Juni, malam waktu setempat. Namun, pencarian sempat ditangguhkan sementara saat ketinggian air di dalam gua naik secara drastis, apalagi terdapat lumpur yang juga menghadang.
    Pencarian pun berlanjut Senin, 25 Juni. Awalnya, Angkatan Laut Thailand mengunggah informasi di Facebook bahwa mereka menemukan jejak tangan yang diduga milik 12 bocah tersebut di dinding gua.
    Meski sudah menemukan jejak yang tertinggal, namun 13 orang yang terjebak di gua tersebut belum ditemui. Lalu, pada Selasa, 26 Juni, Tim AL Thailand mendirikan kamp di sekitar gua dan terus melakukan pencarian.
    Namun, dua hari berikutnya mereka harus menghentikan pencarian karena hujan lebat yang membuat keselamatan mereka terancam. Lalu, pada Jumat, 28 Juni, tim bantuan dari China tiba di lokasi hilangnya ke 12 remaja dan pelatih nya itu.
    Memasuki hari Sabtu, 29 Juni, tim bantuan dari Australia ikut bergabung dengan tim internasional lainnya yang melakukan pencarian di gua. Barulah pada Senin, 2 Juli, tim penyelamat berhasil menemukan lokasi dari 12 anak dan pelatihnya itu.
    Mereka pertama kali ditemukan dalam kondisi hidup oleh dua penyelam Inggris, Rick Stanton dan John Volanthen. Tentu kabar selamatnya 13 orang tersebut langsung disambut bahagia semua orang, termasuk keluarga.
    Lewat video yang dirilis dari AL Thailand tim penyelamat menemukan tim sepakbola tersebut. Obrolan singkat pun berlangsung saat tim penyelamat menemukan 12 bocah dan seorang pelatih tersebut.
    "Ada berapa orang kalian?" kata penyelamat tersebut.
    "13 orang" jawab anak-anak tersebut.
    "13 orang, bagus sekali! Kami akan menyelamatkan kalian, banyak orang yang datang untuk menyelamatkan kalian."
    "Hari apa ini?" tanya anak-anak tersebut.
    "Senin, kalian sudah terjebak di sini selama 10 hari, kalian benar-benar kuat, kami akan menyelamatkan kalian," jawab penyelamat tersebut.
    Namun, meskipun telah berhasil ditemukan, 12 bocah dan pelatihnya itu tak serta merta langsung bisa diselamatkan keluar dari gua. Pasalnya, gua tersebut masih direndam banjir akibat curah hujan yang tinggi.
    Satu-satunya cara agar bisa keluar dari dalam gua adalah dengan menyelam menembus air yang memenuhi bilik gua. Tim penyelamat sendiri berniat mengajari bocah-bocah itu dan pelatihnya untuk menyelam dengan peralatan penuh.
    Namun sekali lagi, upaya penyelamatan tersebut terus terhalang oleh waktu yang terbatas, mengingat hujan deras terus mengguyur dan gua bisa semakin terendam air. Hal itu membuat tim penyelamat kesulitan masuk lebih jauh ke dalam gua.
  • Runtime : 11:5

COMMENTS: 40

  • Fine Gaming
    Fine Gaming   1 weeks ago

    Pause video terus scroll ke bawah lanjut baca komen

  • anting anting
    anting anting   1 months ago

    beberapa kali liat tampilan pelatihnya spt kecentilan ga berasa salah sdh membahayakan nyawa 12 anak.

  • Tiara 83
    Tiara 83   1 months ago

    Ttup aja gua ny gx selamat gtu...

  • Cynthia Rizky
    Cynthia Rizky   1 months ago

    Kasian nggabisa bayangin di posisi mereka perasaannya gimana :(

  • rokhana ema
    rokhana ema   2 months ago

    Dri berita yg sya baca di sumber lain penyelamatannya anaknya ga diajarin spya bisa keluar dri gua dgn binaan penyelam itu, krna kondisi anak2 yg tdk memungkinkan krna mereka yg tdk bisa menyelam dan mereka blm makan 10 hari. Jdi penyelamatannya itu dgn cara anaknya dibius dan dibungkus lalu ditandu para penyelam

  • Risca Chan
    Risca Chan   2 months ago

    MIRIS!!! Ga habis pikir kenapa bisa masuk gua tanpa ada pengawasan/arahan dari pihak taman nasional tersebut??Padahal mungkin untuk warga thailand sudah tidak asing akan kondisi gua tersebut ketika musim hujan!Harusnya pihak taman nasional memberi himbauan kepada orang yang mengunjungi gua tersebut ketika musim hujan mengingat rute yang cukup panjang dan sangat beresiko ketika musim hujan agar tidak ada korban seperti ini...Saya salut bukan untuk mereka yang mampu bertahan dalam gua..Tp saya salut kepada team penyelamat yang sampai mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan para korban yang terjebak dalam gua!Sungguh tindakan yang sangat miris dan bodoh!! Berusaha masuk gua tanpa pengawasan/arahan/bimbingan sama sekali dari penjaga taman nasional..

  • Alvindo Kasslim
    Alvindo Kasslim   2 months ago

    Klo di indo, manusianya ud mati baru di selamatkan. Alias lg nunggu dana

  • Shamo
    Shamo   2 months ago

    Kasian bapak Gunan meninggal demi menolong anak tolol ini

  • igo setyo
    igo setyo   2 months ago

    Mantap aparat Thailand,terus beraksi tanpa harus menunggu sangu atau menunggu iming2an jabatan atau uang.dan gak perlu lama2 cari dukun Ama ustad.

  • Septy Any
    Septy Any   2 months ago

    luar biasaa...patut dicontoh...👍

  • CINTA,SOLASY Pgn di syg

    Ya allah coba klo indonesia kya gini saling bergotong royong jgn cuma selagi ada duitya doang

  • CINTA,SOLASY Pgn di syg

    Ya allah coba klo indonesia kya gini saling bergotong royong jgn cuma selagi ada duitya doang

  • Alzam 99
    Alzam 99   2 months ago

    Klo yg di gaza gmn ya, mereka juga manusia, anak2 terbunuh begitu saja, HALO..

  • zilliie Cie Peueut
    zilliie Cie Peueut   2 months ago

    Ngeriii sekali...Penyelam dan relawan semuanyaLuar biasa atas pertolongan nya..

  • Hisyam Arif
    Hisyam Arif   2 months ago

    Gua masih bertanya2, buat apa mereka masuk gua? Sebenarnya mereka latihan bola atau latihan menjadi pasukan khusus? 😐

  • D Huang
    D Huang   2 months ago

    Pada banding2in dengan kasus lain.. Ga seharusnya kalian besar mulut, blm tentu kalian turun tangan jg kalo ada peristiwa begitu

  • garasiproject indigo
    garasiproject indigo   2 months ago

    terharu... https://news.detik.com/bbc-world/d-4112318/bagaimana-para-remaja-thailand-bertahan-di-gua-dengan-sedikit-bekal?_ga=2.129133644.1341257656.1530408653-420580019.1506855976

  • Ningsih Sih
    Ningsih Sih   2 months ago

    Ya allah semoga baik 2 aza tim dan juniornya salam dari aremania

  • Herri Julian
    Herri Julian   2 months ago

    di indonesiah ngangkat korban tenggelam 450meter aja udah nyerah.. harusnya pemerintah malu.. kalopun alatnya kurang memadai yaa pinjem dulu. negara lain seneng kok di mintain bantuan.. jangan gengsi di gedein !!!

  • mogu
    mogu   2 months ago

    Baca dari deskripsi serasa nonton film penyelamatan yg harus bertarung nyawa dengan waktu dimana jika tidak segera di selamatkan gua bisa terendam air sepenuhnya, tapi penyelamatannya sendiri cukuo sulit karena medan berat.Tapi ini bukan film fiksi, ini kenyataan.

  • Typhoeus
    Typhoeus   2 months ago

    Yang goblok yang ngajak bocah kaya gitu ke goa. Sumbu pendek

  • Wi Yoto
    Wi Yoto   2 months ago

    Semoga kesehatan mereka cepat pulih.. Agar bisa datang di undangan final piala dunia 👏

  • Adee biyleh
    Adee biyleh   2 months ago

    Para penyelamat nya juga di hadiahi ntn gratis piala dunia juga. Mereka berjasa bgt. Pertaruhan nyawa loh.

  • Asril Ariel
    Asril Ariel   2 months ago

    Buat bendungan agar air tidak mudah masuk ke mulut goa agar usaha penyelamatan berjalan lancar

  • Anto Gaming
    Anto Gaming   2 months ago

    Njir seminggu makan apa toh ?? Gak mungkin makan kelelawar kan

  • Sultan Dani
    Sultan Dani   2 months ago

    Pelatihnya terlalu goblok, gak mikir bawa rombongan di dalam goa. Apa hubungannya bola dengan gua, kenapa gak bawa di Padang pasir aja biar luas main bolanya